Planet Kaipang

July 21, 2014

amrinz

amrinz

Hati-hati judul diatas menjebak anda, resiko keselek tidak ditanggung :-)


Filed under: Humor

by Amrin Zulkarnain at July 21, 2014 11:53 AM

July 20, 2014

amrinz

amrinz

Sekalipun nanti Jokowi menang :-)

 

Ini yang namanya berpendirian teguh ha ha ha


Filed under: Humor

by Amrin Zulkarnain at July 20, 2014 10:26 AM

July 17, 2014

amrinz

July 15, 2014

Blek

peta-basis-daya-tempur

Saya memiliki keyakinan tersendiri, bahwasannya George R.R. Martin, saat menciptakan Dothraki dalam karya tulisnya, A Song of Ice and Fire yang dijadikan landasan pembuatan Game Of Thrones, tentu terinspirasi dari Dompu. Serius. Entah mungkin waktu itu dia sedang berselancar di Pantai Lakey, atau apalah, saya masa bodo. Tentunya, ini tidak sekedar asal klaim. Melalui riset saya di bidang cocokologi, saya bisa memberikan data-data valid bahwa Dothraki terinspirasi dari Dompu, lebih dari sekedar Do pada awal Dothraki maupun Dompu. Satu-satunya yang tertinggal kini, adalah menemukan bukti bahwa George R.R. Martin pernah datang ke Dompu dan main selancar di Lakey.

Yang pertama, tidak ada kata yang berarti “Terima Kasih” baik dalam bahasa Dothraki maupun Bahasa Dompu. Tarimakasi, adalah serapan gaul dari Terima Kasih melayu. Begitu pula dengan Arigatokamboto yang diambil dari bahasa Nippon. Orang Dompu, mengenal kata plural untuk segala kebutuhan yang berkaitan dengan beri-memberi. Lembo Ade, itu katanya, yang dalam bahasa melayu berarti Luas Hati. Jadi, saat orang Dompu memberikan sesuatu, si pemberi akan mengatakan “Ini untuk kamu, lembo ade.” Si penerima, akan menjawabnya dengan “Ah, saya merepotkan, lembo ade.”

Pluralnya lembo ade, bisa anda temukan saat anda misalnya, diundang makan. Jika si pengundang makan bukanlah orang berada dan menyajikan makanan sederhana, misalnya ikan teri dan nasi, dia akan mengatakan “Silahkan seadanya, lembo ade.” Hal ini tidak berubah jika si pengundang adalah orang kaya yang menyajikan makanan ala barat, beef steak misalnya. Dia akan tetap mengatakan “Silahkan seadanya, lembo ade.” Orang yang diundang? Orang yang diundang akan membalasnya dengan, “Ah, saya merepotkan, lembo ade.”

Kata ini juga digunakan jika berpisah. Misalnya saat dadah-dadahan naik bus, kapal, atau pesawat. “Jangan lupa tulis surat, ya! Lembo ade!” dan dibalas dengan “Pasti! Lembo ade!”

Kata ini bisa digunakan juga untuk memberikan semangat. Ganbatte? Chayo? Semangat kk? Itu terlalu mainstream. Cowok Dompu mana yang nggak klepek-klepek tapi kebakar saat cewek yang disukainya memandangnya dengan tatapan dalam, tersenyum, dan mengucapkan “Lembo ade, sae…” saat lomba jalan kaki beregu 45 kilo bastard setiap 17 agustusan atau ulang tahun Dompu itu? Kratingdaeng sekrat mah lewat!

Terlalu banyak penggunaan lembo ade yang bisa saya tulis. Bisa berarti doa, syukur, maaf, ah, banyaklah. Tapi, yang paling penting, jika anda berhasil memukul lawan anda sampai K.O., anda bisa dengan jumawa mengatakan “Iu ra re. Lembo ademu!” sambil meludah ke muka lawan anda tersebut.

Yang kedua, kebudayaan Dothraki dan Dompu sama-sama berkutat seputaran kuda. Hewan satu ini, bahkan menjadi simbol Kabupaten Dompu. Jika anda melihat sigil Kabupaten Dompu di Wikipedia, anda akan menemui gambar kuda yang berlari di padang rumput dengan latar belakang gunung Tambora. Adalah harga diri seorang anak Dompu untuk bisa riding-istilah kerennya menunggang. Dulu, saat seorang anak lahir, maka telah pula disiapkan kuda yang masih kecil bagi anak tersebut. Untuk dirawatnya, untuk dijadikannya sahabat, untuk dijadikannya saudara.

Tetapi, seiring dengan kemajuan zaman, dealer sepeda motor lebih mudah dijangkau ketimbang padang rumput penuh kuda. Hal tersebut, membuat budaya riding sedikit berubah, dari riding horse menjadi riding motorcycle. Jadi, setiap anak Dompu yang lahir, orang tuanya sudah menyiapkan uang, baik berupa tunai maupun kredit, dengan segala cara, untuk membelikannya sepeda motor. Biasanya Yamaha Vixion atau Suzuki Satria F.U. untuk anak cowok, dan Yamaha Mio untuk anak cewek. Untuk yang berjenis kelamin tidak jelas akan dibelikan Astrea Grand second hand tangan ke 5, dengan harapan jika dia nantinya sudah menemukan jati diri, motornya akan dimodif jadi caffe racer atau minimal jap style. Beberapa dari mereka yang ingin mengabadikan diri di jalan seni diberikan Vespa atau CB warisan, baik warisan orang tua maupun orang lain. Namun, tidak dapat dipungkiri, meski tunggangannya telah berubah, kemampuan menunggang bagi putra-putri Dompu selalu sama. Anda mencari Rider terbaik di seantero Nusa Tenggara yang tidak takut mati (bahkan bikin orang lain ikut mati bersama)? Di Dompulah tempatnya. Bahkan, Ladies Matic, guild cewek-cewek SMA pengendara matic itu saja paling jago nge-wheelie di depan kantor Bupati.

Satu hal yang membedakan afliasi Dompu dan Dothraki dengan kuda, adalah orang Dompu tidak memakan kudanya, selayaknya mereka juga tidak akan memakan besi motornya. Itulah yang disebut saudara sejiwa. Hidup bersama, mati bersama, kecelakaan lantas juga sama-sama.

Yang ketiga, tentang pernikahan. Anda yang pernah membaca A Song of Ice and Fire ataupun menonton Game of Thrones tentu tahu bahwasannya A Dothraki wedding without at least three deaths is seen as a dull affair. Sebuah pernikahan Dothraki tanpa adanya minimal tiga korban jiwa artinya membosankan. Terdengar gahar? Oh, anda belum tahu. Di Dompu, hal-hal berupa perut robek, leher ketebas, atau kepala hilang, adalah normal saat pesta pernikahan, dan umumnya terjadi saat sesi acara hiburan orgen tunggal. Di mana lagi anda bisa mendengar seorang lelaki membanggakan acara nikahnya yang telah lewat bertahun-tahun dengan mengatakan dalam bahasa Dompu prokem: “Nae, laina tala dese, upa douna si ma ji’un aipu nikaku hareem ke…” – “Dulu, saat kunikahi hareem ini, empat orang abisss…”

Yang keempat, tentu anda juga tahu, bahwa tiap khalasar bermusuhan satu sama lainnya jika bertemu. Hanya di ibu kota mereka, Vaes Dothrak di tengah-tengah Dothraki Sea adalah tempat mereka menanggalkan senjata-senjata mereka. Di Dompu, tiap khalas… Ah, maksud saya kampung, berantem itu biasa. Renda VS Kandai-lah, Doro Ngao VS Bali satu-lah, dan penyebabnya biasanya karena ketemuan di jalan, nginjek kaki, adu mulut, dan yah, tahulah lanjutannya… Hanya di kampung Bada, di tengah-tengah Dompu, yang bisa dibilang daerah ibukota sejak Dompu pertama kali ada, yang memegang rekor selalu dalam keadaan peace sejak 1960. Orang-orang Bada tidak suka keributan macam senjata. Mereka lebih suka main cantik dengan menggunakan, errr… Ramuan tradisional, if you know what I mean. Samalah seperti di Vaes Dothrak.

Yang terakhir, adalah tentang simbol kekuatan. Kuncir Dothraki yang panjang, adalah simbol betapa si pemilik tidak pernah dikalahkan dalam pertarungan. Dothraki yang kalah dalam sebuah pertarungan, akan dipotong kuncir rambutnya sebagai simbol kekalahan. Oleh karena itu, Dothraki yang kuncirnya paling panjang, tentu adalah Dothraki terkuat dalam sebuah Khalasar. Jadilah dia Khal, pemimpin Khalasar tersebut.

Di Dompu, simbol yang menunjukkan bahwa seorang Dompu memiliki daya tempur tinggi, adalah kumis. Semakin dahsyat kumisnya, bisa dipastikan semakin tinggi daya tempurnya. Coba anda cari tahu tentang Sultan Muhammad Sirajuddin yang bergelar Manuru Kupang. Kumisnya sangat dahsyat, menandakan daya tempurnya yang begitu tinggi. Bahkan, orang-orang Belanda dan Nippon, bala tentara Jepang, tidak bisa membunuh beliau sehingga terpaksa membuang beliau dan keluarga beliau ke Kupang, kemudian ke Makassar. Sungguh luar biasa. Contoh lain, di era modern ini, yang paling tinggi daya tempurnya di seantero kampung bada, tidak diragukan lagi, adalah Simpe Arif, alias Arifuddin Shorinji, yang bantingan serta pitingan bela diri Kemponya maut itu. Daya tempurnya? Bisa dilihat dari kumis Simpe Arif. Dari jarak 20 meter, siapapun yang macam-macam di Bada akan segera mengenali kumisnya dan kecut nyalinya.

peta-basis-daya-tempur

#mengenaldompubersamablek


by Black_Claw at July 15, 2014 08:32 AM

July 12, 2014

Piko

Nyoblos!

Seperti yang saya bilang sebelumnya, pemilu kali ini saya ikut berpartisipasi (terlepas dari saya bangun siang lagi).

Saya pilih yang mana?

Rupanya banyak yang lupa bahwa salah satu azas pemilihan umum adalah rahasia. Pemilih berhak merahasiakan pilihannya. Jadi ketika saya ditanya saya pilih apa dan saya menolak jawab, eh langsung dituduh golput. :)

Begitu kerasnya atmosfer pemilu kali ini, seperti yang kita lihat sekarang. Ribut. Demokrasi di Indonesia memang sudah maju, tapi sebagian besar pemilihnya masih belum bisa bersikap dewasa.

Jadi, saya pilih yang mana?

Eh, kok tanya lagi. :D

by pdft at July 12, 2014 11:01 PM

July 10, 2014

amrinz

amrinz

Konflik Palestina vs Israel hanya bisa diselesaikan dengan satu jalan.

Jihad habis-habisan.

Israel atau Palestina musnah,itu pilihannya.

Kesannya memang kejam, tetapi setelah bertahun-tahun keluar-masuk meja perundingan, apa yang didapat Palestina atau Israel hari ini?

Hari ini Israel telah memiliki Nuklir, wilayah yang semakin luas, dukungan kuat negara patronnya. Dukungan AS tidak tanggung-tanggung, politik dalam negeri, persenjataan, dan veto di PBB.

Hari ini Palestina hanya memiliki roket dengan jangkauan 40km, wilaya yan semakin sempit, dua faksi berbeda di dalam negeri, dan dukungan yang sebatas moral dan finansial, itupun tidak bebas. Harus sudah berupa makanan dan obat-obatan ketika memasuki wilayah Palestina, lain tidak.

Maka hanya satu solusi bagi saya, jihad habis-habisan. Israel atau Palestina yang musnah.

Solusi yang lain hanya akan memperpanjang penderitaan dan memperdalam kebencian yang terus diwariskan turun temurun.


Filed under: Artikel Tagged: palestina

by Amrin Zulkarnain at July 10, 2014 03:47 AM

July 06, 2014

Piko

Saya dan BlankOn (Video)

“BlankOn Linux memenuhi setiap kebutuhan saya.”

http://blankonlinux.or.id

Musik :
- Ost. Kita Punya Bendera
- Mission Impossible by Lalo Schriffin
from album : Delman Fantasy (IMC Record)
Arranged and played by Jubing Kristianto

http://jubing.net

Dibuat dengan :
Nikon D5000, ffmpeg, avconv, VirtualBox, Audacity, KdenLive dan BlankOn 9.0 Suroboyo.

Terima kasih kepada Pak Jubing Kristianto yang telah mengizinkan musiknya digunakan dalam video ini.

by pdft at July 06, 2014 03:59 AM

July 03, 2014

Blek

Black_Claw

Hampir setiap orang mengenang masa-masa SMAnya sebagai masa paling indah.

Hampir setiap orang menyimbolkan angka 17 sebagai usia yang penuh suka cita.

Hampir setiap orang menantikan datangnya hari sabtu.

Hampir setiap orang mengistimewakan angka sepuluh.

Hari ini, tepat 10 tahun yang lalu, adalah hari sabtu, dan saat itulah saya drop-out SMA…


by Black_Claw at July 03, 2014 12:00 AM

July 01, 2014

amrinz

amrinz

Mungkin dari sekian juta yang saya habiskan untuk berlangganan internet tidak ada yang bisa menyamai manfaat yang saya dapatkan ketika membeli paket begadang 50rb yang saya tidak sadari, menjelang ramadhan.

Seperti yang kawan dan keluarga serta saya tahu, saya bukanlah manusia baik-baik.

Dan … ramadhan telah tiba, mengetuk pintu. Saat itu saya masih berpikir “ah, paling sama seperti ramadhan kemarin”.

Tapi bulan ini ada Kekhalifahan baru nun di Irak dan Syam sana. Ada murattal Muhammad Taha Al Junaid yang merdu. Ada App Inventor, GenyMotion dan ADT Bundle yang membuat saya tidak mikir yang aneh-aneh.

Satu bulan ini saya berharap bisa menguasai App Inventor dan memahami dasar pemrograman yang selama ini telah saya tunda-tunda belajarnya karena berbagai alasan. Sambil belajar membuat aplikasi android yang tujuannya cuma satu, membaca kumpulan tulisan yang menarik di HP saya saat kuota internet habis.

Alhamdulillah, sampai hari saya postkan tulisan ini saya masih “aman” berpuasa, sudah masuk masjid lagi, senang menyimak bacaan Quran dari Muhammad Al Junaid dengan membuka mushaf, walaupun hanya Juzz 30.

Doakan saya semoga bisa istiqamah dengan amalan ini …

Catatan:
- Khabar dari Daulah simak disini: http://shoutussalam.com
- Download Juzz 30 Murattal Muhammad Taha Al Junaid disini: https://archive.org/details/Muhammad-Taha-Al-Junaid-Juzz30
- Download App Inventor versi offline disini: https://sourceforge.net/p/ailivecomplete
- Download Eclipse ADT disini: http://developer.android.com/sdk/installing/index.html?pkg=adt
- Download JDK disini: http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk7-downloads-1880260.html
- Download Geniemotion versi free disini: https://cloud.genymotion.com/page/launchpad/download/
- Jadwal shalat wilayah Mataram dan sekitarnya: http://jadwalwaktusholat.info/monthly.php?id=150


Filed under: Artikel Tagged: android, ramadhan

by Amrin Zulkarnain at July 01, 2014 10:53 AM

June 30, 2014

Piko

urusan kita

seperti engkau masih berdiri di tikungan jalan itu
sejangkauan mata sejangkauan asa
lekas lenyap begitu aku mengerjap
di atas tengkukku
angkuh sang langit cuma bilang, maktub maktub maktub
matari ketawa mengundang umpat
di bawah sandalku
bumi keras cadas sabar menjilat jasadku menanti jasadmu
di nafasmu nafasku
waktu bergulir berlari berdansa lupa urusan kita

kudengar kadang-kadang kau berang,
tapi tak pernah benar-benar bermaksud menghentikanku, bukan?
sudah kukirim pesan kemarin sore
hanya saja bulir-bulir hujan malu mengungkapkannya
atau kau tak lagi mendengar mereka bersenandung

sang langit cuma bilang, maktub
alam semesta serentak mengangguk

by pdft at June 30, 2014 04:25 PM

June 25, 2014

Piko

Trusty Tahr Release Party

Laporan selengkapnya akan menyusul di blog Kaipang. :D

by pdft at June 25, 2014 02:00 PM

June 24, 2014

Piko

Mini Proyek Arduino #1 : Penggaris Dijital Portabel

Memang portable sih, pakai baterai 9V. Tapi soal praktis, nggak deh. Sudah bongsor, belepotan kabel pula. :D

Penggaris in dibantu oleh modul HC-SR04 — sensor untuk mengukur jarak dengan gelombang ultrasonik — dan LCD kecil.

Btw, main Arduino ternyata seru loh. :D

Sumber kode : https://github.com/herpiko/arduino_penggarisdijital

Terima kasih kepada pak Deni Marswandi yang telah mengenalkan saya ke bidang mikrokontroller dan menghibah-pinjamkan sebuah Arduino Uno plus pernak-perniknya.

 

by pdft at June 24, 2014 07:58 PM